Beranda

Pengarang, Referensi, dan Eksistensi by Budiawan Santoso

1 Komentar

teroka

Sumber : Kompas, 27 Desember 2012

@htanzil

Jika scan artikel ini kurang terbaca dengan jelas silahkan klik scan gambarnya.

Iklan

Riddle Secret Santa 2012

8 Komentar

Apa itu Secret Santa? ini adalah sebuah nama event tukar kado buku dari para BBI-ers (Blogger Buku Indonesia). Kali ini adalah untuk yang kedua kalinya digelar. Berbeda dengan Secret Santa 2011, kali ini peraturannya dibuat lebih seru dimana si pengirim diminta untuk merahasiakan identitasnya hingga batas waktu yang ditentukan. Untuk itu yang menjadi Santa (dipilih melalui undian tertutup) harus memberikan ‘riddle’  yaitu semacam teka-teki yang bisa jadi petunjuk agar si penerima hadiah dapat menebak siapa yang menjadi Santanya. Dan bagi mereka yang berhasil menebak siapa Santa-nya ada hadiah buku menanti… 🙂

Nah, apa kado buku yang diberikan oleh My Secret Santa beserta riddle-nya? ini dia fotonya :

from my santa

Yap! Santaku memberi buku sexy (tebal) Inkheart by Cornelia Funke, salah satu yg jadi wishlits-ku selama ini. Thx ya Santa! aku memang pingin banget mengoleksi trilogi Inkherat ini karena suka banget sama novelnya yang menceritakan tentang keajaiban yg terjadi karena sebuah buku dan proses membacanya 🙂

Dan kini pertanyaannya siapa yg menjadi Santa-ku saat ini? Kado dari Santa-ku itu dikirim dengan nama

Bebi, Jl. Gurun Lawas No. 15B, Aur Duri

Santaku memberi riddle yang sangat menarik, pertama berupa lirik lagu dan sebuah CD lagu daerah.

riddleSS

Nah, dari lirik lagu bahasa daerah dan CD lagu berbahasa daerah itu, beserta clue ‘bunga dan merah jadi pertanda‘  dan searching  lokasi “Aur Duri” rasanya aku bisa menebak siapa Santa-ku itu …  🙂

@htanzil

 

 

[Info Buku] Kamus Sejarah Indonesia

Tinggalkan komentar

kamus sejarah

Setelah sekian lama ngendon di daftar #MYWISHLIST akhirnya terbeli juga buku Kamus Sejarah Indonesia ini. Buku ini saya dapatkan dengan membelinya langsung ke Penerbit Komunitas Bambu dengan discount 25% 🙂

Historical Dic-2004Kamus ini untuk pertama kalinya terbit dalam bahasa Inggris  20 tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 1992 dengan judul Historical Dictionary of Indonesia terbitan Scacecfrow Press.  Awalnya edisi pertama kamus ini hanya mencantumkan nama Robert Cribb sebagai penyusunnya.

Pada tahun 2004 kamus ini diterbitkan kembali dengan judul yang sama, hanya saja kali ini pada cover depan bukunya tertera dua nama yaitu, Robert Cribb & Audrey Kahin. Edisi kedua inilah yang dijadikan dasar terjemahan edisi Indonesianya.

Selain berisi kamus yang disusun berdasarkan abjadnya yang dimuali dari entri

-A – Abangan

dan diakhiri dengan entri

–  Z – Zulkifli Lubis

Selain kamus  buku ini juga dilengkapi dengan daftar Akronim dan Singkatan, Kronologi sejarah Indonesia yang dibagi dalam 6  periode besar yaitu

– Sejarah Awal (hingga sekitar 1400)

– Negara-negara Islam dan Ekspansi VOC : 1400-1800

– Pemerintahan Kolonial dan Pergerakan Nasionalis: 1800-1942

– Masa Sukarno : 1950-1966

– Masa Soeharto : 1967 – 1998

– Pasca Soeharto : 1998 – Sekarang

Bagian kronologis ini diawali dengan entri

1,9 juta tahun yang lalu   Hominid Pitchecantrhopus dan Meganthropus hidup di Jawa.

diakhiri dengan entry

2004  4 Februari : Mahkamah Agung membatalkan keputusan sidang korupsi terhadap ketua DPP Golkar Akbar Tanjung.

Pada bagian lampiran, kamus ini menyajikan lampiran lengkap (nama dan periode waktu) sbb :

Lampiran A : Gubernur Jenderal Hindia Belanjda

Lampiran B : Menteri Negara Jajahan Belanda

Lampiran C : Penguasa-penguasa Negara Awal

Lampiran D : Kabinet-kabinet Republik Indonesia

Lampiran E : Pejabat -pejabat Negara Republik Indonesia

Lampiran F : Kekuatan Parlemen dan Kinerja Pemilu Partai, 1945-1999

Setelah Lampiran, kamus ini juga menyajikan peta-peta Indonesia berdasarkan kelompok etnis, peta jawa abad ke 16-17, Indonesia abad ke 17, perluasan wilayan Belanda di Sumatera, 1817-1907, dll.

Di bagian daftar pustaka setebal hampir 100 halaman, penulis menyusunnya berdasarkan kelompok-kelompok seperti klasifikasi umum perpustakaan seperti bagian Umum, Budaya, Ekonomi, Sejarah, Politik, Ilmu Pengetahuan, Media Saat ini (Jurnal, sumber Internet).

Tentang Penulis :

Robert_CribbRobert Cribb adalah senior fellow di Australian National University di Canberra dan sebelumnya pernah bekerja di Australia, Belanda dan Denmark. Minat penelitiannya berfokus pada Indonesia dan mencakup kekacauan politik, identitas nasional, politik wilayah dan kondisi geografi historis. Cribb pernah menulis Gangster and Revolutionaries, Historical Atlas Indonesia (2000) serta penyunting The Indonesiian Killings of 1965-1966 (1990), The Late Colonial State in Indonesia (1994), dan bersama Li Narangoa menulis Imperial Japan and National Identities in Asia, 1895-1945 (2003).

 

Audrey KahinAudrey Kahin, meraih gelar Ph.D dalam Sejarah Asia Tenggara dari Cornell University, Amerika Serikat, pada 1979. Sejak 1978  sampai 1995 ia adalah redaktur pelaksana publikasi sejarah Asia Tenggara di Cornell dan co-editor, kemudian editor jurnal Indonesia. Dia juga penyunting dan kontributor Regional Dynamics of Indonesia Revolution (1985), penulis Rebellion to Integration (1999) dan dengan George McT. Kahin menulis Subversion as Foreign Policy (1995). Buku terbaru yang dia sunting bersama James T. Siegel, adalah Southeast Asia over Three Generation (2003). Saat ini dia sedang mengerjakan buku tentang masalah integrasi di Indonesia dan menulis biografi pemimpin politik Islam Mohammad Natsir.

DETAIL BUKU  :

Judul : Kamus Sejarah Indonesia

Penulis : Robert Cribb & Audrey Kahin

Penerjemah :  Gatot Triwira

Penerbit : Komunitas Bambu

Cetakan : I, Juni 2012

Tebal : 711 hlm, hard cover.

Dengan lebih dari 800 entri yang jelas dan ringkas, Kamus Sejarah Indonesia memuat informasi yang padat tapi kuat terkait tokoh, tempat dan organisasi. Termasuk soal ekonomi, budaya serta politik. Semuanya diramu dari sumber-sumber sejarah kuno Indonesia sampai masa kontemporer. Kelengkapan informasi kamus ini ditambah dengan daftar pustaka, peta, kronik sejarah, daftar singkatan dan lampiran hasil pemilihan yang komprehensif.

Hanya dengan melalui satu buku ini secara cepat pembaca akan mengenal Indonesia, negara terbesar ketiga dalam populasi maupun wilayah, kepulauan tropis dengan lebih 220 juta penduduk, ratusan etnis dengan sejarah yang rumit dan bergejolak, negara industri baru serta pusat ekonomi yang besar.

***

“Sangat berguna bagi siapa pun yang membutuhkan informasi dengan cepat mengenai Indonesia masa lalu dan masa kini” – Australian Journal of International Affairs

“Referensi yang sangat berguna dan membantu pembacanya dari latarbelakang apa pun untuk menemukan informasi langsung serta mudah mengenai sejarah Indonesia.” -The Journal of Asian Studies.

###

@htanzil

34 Karakter dalam The Casual Vacancy

1 Komentar

reading tcv

Ada yang sudah membaca The Casual Vacany dan bingung dengan banyaknya karakter atau tokoh-tokoh dalam novel tersebut? Situs The Telegraph mencatat ada 34 tokoh dalam novel teranyar JK Rowling tersebut.

Ini dia ke 34 karakter  dalam The Casual Vacancy seperti yang dirilis oleh The Telegraph beberapa bulan yang lalu. Semoga bermanfaat  :

 JK Rowling: The Casual Vacancy – the cast of caricatures

For those in need of a guide to JK Rowling’s model village in The Casual Vacancy, here’s an account of its inhabitants.

4:15PM BST 27 Sep 2012

The Fairbrothers

Barry Fairbrother: a local councillor in the parish of Pagford, Barry grew up in the housing estate called The Fields – a row over which drives the novel’s plot. Liked by everyone except his right-wing enemies, Barry dies of an aneurysm in the first scene, leaving a vacancy on the council, and in people’s lives.

Mary Fairbrother, his wife: Mary, the small blonde grieving widow, is the only person close to Barry who resents him. He spent so much time defending the disadvantged, she feels, that he neglected those at home.

Their four children: Fergus, Niamh, Siobhan, Declan – aged 18 to 12.

The Mollisons

Howard Mollison: the owner of the upscale local deli, Mollison and Lowe, Howard is morbidly obese, wears a deerstalker behind the counter, and considers himself to be the first citizen of Pagford. When Barry Fairbrother dies, he can barely conceal his glee over the opportunity to install someone from his camp on the council. The person he chooses is his son Miles

Shirley Mollison, his wife: If anyone hates Barry Fairbrother more than Howard, it’s Shirley, who lives in continous denial of everything except her husband and son’s marvellous nature

Miles Mollison, their son: Miles is a lawyer, a perfect son in thrall to his parents, and a terrible bore in the eyes of his wife

Samantha Mollison, Miles’s wife: Samantha is the epitome of a frustrated housewife, the source of much of the book’s comedy (she owns a shops that sells outsize bras – it’s called Over the Shoulder Boulder Holders) but two-dimensional nevertheless.

Lexie and Libby, Miles and Samantha’s children: the gilrs have been sent as weekly boarders to a private school, so they don;t have to keep company with the children from the Fields – in particular Krystal Weedon, who once beat one of them up.

Pat Mollison, Howard and Shirley’s estranged daughter: Pat turns up late in the book. The purpose of her appearance seems to be to add insult to the injury of Howard and Shirley’s prejudice.

Maureen, a widow who has worked in Howard’s deli for decades, now his business partner and Shirley’s nemesis.

 

The Jawandas

Parminder Jawanda: the ever-angry local GP, friend of Barry Fairbrother and his supporter on the council.

Vikram Jawanda, her husband: a handsome heart surgeon much swooned-over by Samantha Mollison.

Rajpal, Jaswant and Sukhvinder, their teenage children. Jaswant and Rajpal are straight-A students. Sukhvinder is the overweight, self-harming black sheep of the family, of whom her mother despairs, and who is the brunt of Stuart Wall’s merciless taunts. She befriends the beautiful Gaia Bawden.

 

The Prices

Ruth Price: a nurse, who befriends Shurley Mollison when Shirley volunteers at the hospital in the hope of meeting the Queen on a royal visit.

Simon Price: her violent, abusive, corrupt husband. Simon decides to run for Barry Fairbrother’s council seat on the basis of incorrect information about the possibility of kickbacks.

Andrew and Paul, their sons: Andrew hates his father with a vengeance, and pities his mother bitterly. Similarly to but independently from fellow teenagers, he engages in a scheme to bring his father down. This provides the whodunnit aspect of the book’s plot.

 

The Walls

Tessa Wall: a guidance counsellor at the local school, Tessa finds Krystal Weedon in her office most days.

Colin – known as “Cubby” – Wall, her husband: Colin, deupty headmaster at the school, suffers from an obsessive compulsive disorder that leads him to believe he has committed crimes he hasn’t. In adoring memory of his friend Barry Fairbrother, Colin plans to stand for his seat.

Stuart, their adopted son, known as “Fats”: Fats is Pagford’s resident existentialist. In his quest for “authenticity”, he seeks out Krystal Weedon’s sexual favours.

 

The Weedons

Terri Weedon: Terri is a heroin addict and sometime prostitute who lives in the Fields. She has lost custody of two of her children, and rsisk losing custody of the remianing two.

Krystal Weedon, her daughter: Krystal, who lives in the Fields with her mother, is Pagford’s foul-mouthed bully and school slapper. because Barry Fairbrother took her under his wing, she becomes the novel’s unlikely heroine, and her life story a way of telling how society goes wrong.

Robbie Weedon, her son: Three year-old Robbie is smallest casualty and greatest hope of Terri’s threatened and possibly unsalvageable life. He is the thing that keeps Krystal going, and that keeps Terri, as far as possible, off the drugs.

 

Nana Cath: Terri’s grandmother has taken care of her diaspora of grandchildren and great-children. A benign but ultimately only temporary refuge.

Obbo: Terri’s sinister and violent drug dealer.

Kay Bawden: a social worker who has recently moved to Pagford with her daughter, to be with her boyfriend Gavin. The Weedons become cases in her care.

Gaia, her daughter: Gaia is a beautiful 16 year-old, lusted after by Andrew Price, and befriended by Sukhvinder Jawanda. She is desperate to move back to London.

Gavin: Kay’s feeble and indecisive boyfriend – also a partner in Miles’s law firm, and formerly Barry Fairbrother’s best friend.

Sumber :

http://www.telegraph.co.uk/culture/books/booknews/9570116/JK-Rowling-The-Casual-Vacancy-the-cast-of-caricatures.html

@htanzil

Wishful Wednesday #3 : Einstein by Walter Isaacson

2 Komentar

Untuk Wishful Wednesday ke-3 ini saya akan memilih buku biografi dari seorang ilmuwan terkenal sepanjang masa, Albert Einstein (4 March 1879 – 18 April 1955).

Biografi Einstein ini ditulis oleh penulis biografi terkenal asal Amerika Walter Isaacson yang telah menulis biografi tokoh-tokoh terkenal antara lain Henry Kissinger, Benjamin Franklin, dan Steve Jobs.

Einstein-cover

Berikut detail dan deskripsi bukunya :

Judul : Einstein, Kehidupan dan Pengaruhnya Bagi Dunia

Penulis : Walter Isaacon

Penerbit : Bentang Pustaka

Cetakan : I, 2012

Tebal : 744 hlm

Bocah berusia lima tahun itu terus menggigil di ranjang tidurnya. Tapi bukan karena demam. Ia melihat jarum magnet, yang gerakannya seolah-olah dipengaruhi oleh kekuatan tersembunyi. Jarum itu membangkitkan rasa ingin tahu yang memotivasinya kelak, seumur hidupnya. Ayahnya memberi tahu bahwa benda menakjubkan itu bernama kompas …

Belasan bahkan puluhan tahun kemudian, Albert Einstein—lelaki kecil tadi—terus mengingat pertemuan pertamanya dengan kompas. Ketakjubannya akan kesetiaan jarum pada medan yang tak terlihat.

Kecerdasan Einstein memang melampaui zamannya. Masa muda Einstein penuh pemberontakan terhadap aturan. Ia bahkan menjadi panutan suci bagi anak-anak sekolah yang bermasalah di mana saja.

Tak hanya itu, di puncak karirnya, penolakan keras Einstein terhadap penggunaan senjata membuatnya begitu dicintai sekaligus dibenci. Ia bahkan menjuluki negara-negara pengibar perang sebagai “orang kaya yang berusaha mengusir kebosanan”.

Dalam biografi ini, Walter Isaacson tak hanya berhasil membedah pemikiran Einstein, tetapi juga menampilkan sisi “manusia” dari

###

Nah, beberapa hari yang lalu Penerbit Bentang Pustaka men-twit tentang bagian dari buku ini yang menceritakan tentang kisah misterius di balik otak  einstein setelah beliau meninggal dunia. Saya copy pastekan di sini ya :

otak dan einsteinAda yang penasaran nggak dgn apa yg terjadi sama otak ilmuwan ini setelah dia meninggal? Ternyata otaknya ga ikut dikremasi, lho.

Berbeda dgn ilmuwan lain yg ketika meninggal jenazahnya mdpt perlakuan sgt istimewa, Einstein menginginkan hal lain yg sederhana.

Ia meminta mayatnya dikremasi secara sederhana di Trenton, saat sore hari pada hari meninggalnya.

Maka sesuai permintaannya, ia pun dikremasi. Sebelum sebagian besar orang di seluruh dunia sempat mendengar kabar kematian tsb.

Hanya 12 orang yg hadir di krematoriumnya, termasuk anak dan beberapa orang keluarga dekat.

Beberapa baris karya Goethe dibacakan saat abu Einstein ditebar ke Sungai Delaware.

New York Times memuat sembilan artikel ditambah tajuk rencana ttg kematian Einstein keesokan harinya.

Einstein bersikeras abunya disebarkan sehingga tempat peristirahatan terakhirnya tidak menjadi tempat pemujaan yang tidak wajar.

Namun, ada satu bagian tubuhnya yang tidak dikremasi. Yaitu, otak.

Antara lucu dan mengerikan, otak Einstein ternyata telah mengembara ke sana kemari selama lebih dari empat dekade.

Berjam-jam setelah kematian Einstein, otopsi rutin dilakukan oleh ahli patologi Rumah Sakit Princeton, Thomas Harvey.

Ia mengeluarkan & memeriksa setiap organ penting, lalu menggunakan gergaji listrik utk memotong tengkorak & mengeluarkan otaknya.

Ketika menjahit kembali tubuh Einstein, dia memutuskan, tanpa meminta izin, untuk mengawetkan otak Einstein dan menyimpannya.

Hans Albert (anak laki-laki Einstein) menelepon rumah sakit untuk menyatakan keberatannya atas disimpannya otak tersebut.

Tetapi Harvey bersikeras mungkin ada nilai ilmiah jika meneliti otak tersebut. Katanya Einstein pasti ingin hal itu dilakukan.

Tak lama kemudian, Harvey diserbu oleh mereka yang menginginkan otak Einstein atau bagian otak tersebut.

Termasuk o/ pejabat dept. patologi Angkatan Bersenjata A.S. Namun Harvey menolak. Melindungi otak tsb telah menjadi sebuah misi.

Bertahun-tahun kemudian, Harvey terus membawa potongan-potongan otak Einstein kemanapun ia pergi.

Di antara puluhan orang yg diberi potongan otak Einstein oleh Harvey, hanya 3 yang menerbitkan penelitian ilmiah penting.

Baik tim pertama, kedua dan ketiga menemukan beberapa perbedaan otak Einstein dibanding manusia normal.

Seperti sel saraf otak Einstein yang membutuhkan lbh banyak energi dibanding otak manusia pada umumnya.

Salah satu bagian otak Einstein, korteks serebri, juga ditemukan lebih tipis dibandingkan lima sampel otak lain.

Di salah satu bagian otak lainnya, otak Einstein jg ditemukan lebih lebar sekitar 15% dari manusia normal.

Akan tetapi memahami imajinasi dan naluri Einstein tidak bisa didapatkan dgn meneliti pola jaringan penghubung dan alur otaknya.

Pertanyaan yang relevan adalah bagaimana pikirannya bekerja, bukan otaknya.

Seperti yang sering dikatakan Einstein mengenai pencapaiannya: ‘I have no special talents. I am only passionately curious’.

###

 Apa itu Wishful Wednesday?
Ini adalah meme blog yang digagas oleh Astrid Lim di blog bukunya ‘Book to Share’ dimana peserta yang ikut meme blog ini memposting buku apa yang ingin dimiliki saat ini. Karena judulnya Wishful Wednesday maka postingannya tentu saja di hari Rabu.

Tertarik ikutan? ini cara-caranya :

wishful-wednesday31. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)

2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)
@htanzil