Agak sedikit berbeda dengan edisi Wishful Wednesday (WW) sebelumnya,  di WW ke 19 kali ini saya akan menampilkan dua buku sekaligus yang menjadi incaranku.  Kenapa? karena seminggu ini  ada banyak buku-buku bertema sejarah & budaya  yang bagus-bagus berseliweran di twitter, facebook, dll sehingga membuat ‘mata buku’ saya  semakin membesar. :)  Diantara sekian banyak yang masuk dalam daftar wishlist  kali ini saya tampilkan dua buku diantaranya,  dua-duanya  buku kajian sejarah dan budaya yang masih hangat keluar dari dapur penerbit.

Dua buku tersebut adalah :

WW18Buku Kekerasan Budaya Pasca 1965 membuat saya tertarik untuk mengetahui lebih dalam bagaimana paska 1965  pemerintah Orde Baru yang melakukan agresi politik dan budaya  khususnya bagaimana Orde Baru melegitimasi Anti-Komunisme lewat sastra dan film.

Buku Mengislamkan Jawa tentu saja menarik bagi saya karena ditulis oleh sejarahwan dan Indonesianist  hebat M.C. Ricklefs yang kali ini membahas tentang sejarah Islamisasi di Jawa dan Penantangnya sejak 1930 sampai sekarang. Jadi penasaran siapa saja penantang Islamisasi di P. Jawa itu ya?

Oya, karena penggagas meme blog Wishful Wednesday (WW)  ini yaitu mbak Astrid  akan berulang tahun pada 23 November 2013 ini maka peserta WW minggu ini mendapat kesempatan memperoleh hadiah dari beliau.  Nah karena syaratnya buku yang di pilih harganya maksimal Rp. 100rb dan harga dua buku ini  jika dijumlahkan lebih dari yang disyaratkan maka kalau ternyata saya yang  menang silahkan Mbak Astrid memilih buku yang paling mahal diantara kedua buku ini ya 🙂

Berikut detail dan deskripsi dari masing-masing bukunya.

kekerasan budaya-COVER  Kekerasan Budaya Pasca 1965  Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sasta dan Film  by Wijaya Herlambang, Penerbit Marjin Kiri, November 2013, 334 hlm.

Orde Baru sukses dalam memelintir sejarah kiri Indonesia untuk mencitrakannya sebagai ideologi iblis yang menjadi ancaman terbesar bagi negara. Terbukti, jauh sesudah Orde Baru jatuh, anti-komunisme tetap bercokol kuat dalam masyarakat Indonesia. Buku ini menjelajahi kembali faktor-faktor yang membentuk dan memelihara ideologi anti komunis itu, bukan saja sebagai hasil dari kampanye politik, melainkan juga hasil dari agresi kebudayaan, terutama melalui pembenaran atas kekerasan yang dialami oleh anggota dan simpatisan komunis pada 1965-1966.

Buku ini menganalisis upaya pemerintah Orde Baru beserta agen-agen kebudayaannya dalam memanfaatkan produk-produk budaya untuk melegitimasi pembantaian 1965-1966. Dengan bukti-bukti empiris ditunjukkan  bahwa intervensi langsung CIA kepada penulis dan budayawan liberal Indonesia untuk membentuk ideologi anti-komunisme bukanlah hisapan jempol belaka. Siapa saja penulis yang terlibat? Bagaimana metodenya? Sebagai tambahan, buku ini juga menganalisis perlawanan kelompok-kelompok kebudayaan Indonesia kontemporer terhadap warisan anti-komunisme Orde Baru.

Buku ini bisa dibeli langsung melalui penerbitnya di sini

###

buku_Mengislamkan-Jawa Mengislamkan Jawa : Sejarah Islamisasi di Jawa dan Penentangnya dari 1930 sampai sekarang by M.C. Ricklefs, Penerbit Serambi, November 2013, 888 hlm.

Islamisasi Jawa? Mengapa tema ini sangat penting? Antara lain karena suku Jawa merupakan salah satu kelompok etnis terbesar di dunia muslim. Dengan sekitar 100 juta dari hampir 250 juta penduduk Indonesia, etnis Jawa sekaligus merupakan suku terbesar di Indonesia sejak dari sosial, budaya, agama, ekonomi, dan politik dalam periodisasi sejarah nusantara.

Meski dimikian, banyak kalangan, di dalam maupun luar negeri, melihat sebagian besar Muslin Jawa hanyalah abangan atau “Islam KTP”. Masih absahkah anggapan tersebut?

Sejarahwan terkemuka Ricklefs membantah anggapan itu secara meyakinkan dalam karya mutakhirnya ini. Islamisasi masyarakat Jawa terus berlanjut sejak kemunculan Islamd alam masyarakat Jawa pada abad ke-14. Ia menunjukkan bahwa tanah Jawa kini makin “hijau”. Islamisasi mengalami pendalaman dan proses ini tak bisa diabaikan.

Buku kaya data (dari beragam literatur, primer, dan sekunder, juga wawancara, sensus, dan survei) ini mengupas bagaimana masyarakat Muslim Jawa melewati masa sulit sejak penyebaran awal Islam, penjajahan kolonialisme Belanda dan Jepang, periode kemerdekaan, pemerintahan Presiden Soekarno yang kacau, totalitarianisme Presiden Soeharot, dan demokrasi kontemporer. Bagaimana masyarakat Muslim Jawa menempuh berbagai perubahan itu, kini menjadi contoh luar biasa dalam hal peningkatan reliogiositas keislaman. Tentu saja, proses Islamisasi itu tidak bergerak lurus (linier), tapi panjang dan berliku.

Buku ini bisa dibeli di sini

Info :

Peluncuran dan diskusi buku ini akan dilaksanakan pada 25 November 2013

peluncuran mengislamkan Jawa###

Apa itu Wishful Wednesday?
Ini adalah meme blog yang digagas oleh Astrid Lim di blog bukunya ‘Book to Share’ dimana peserta yang ikut meme blog ini memposting buku apa yang ingin dimiliki saat ini. Karena judulnya Wishful Wednesday maka postingannya tentu saja di hari Rabu.

Tertarik ikutan? ini cara-caranya :

wishful-wednesday31. Silakan follow blog Books To Share – atau tambahkan di blogroll/link blogmu =)

2. Buat posting mengenai buku-buku (boleh lebih dari 1) yang jadi inceran kalian minggu ini, mulai dari yang bakal segera dibeli, sampai yang paling mustahil dan hanya sebatas mimpi. Oya, sertakan juga alasan kenapa buku itu masuk dalam wishlist kalian ya!
3. Tinggalkan link postingan Wishful Wednesday kalian di Mr. Linky (klik saja tombol Mr. Linky di bagian bawah post). Kalau mau, silakan tambahkan button Wishful Wednesday di posting kalian.
Mari saling berkunjung ke sesama blogger yang sudah ikut share wishlistnya di hari Rabu =)
@htanzil